Tips Menentukan Tujuan Karir

Tujuan karir sangat menarik untuk dibahas terutama bagi generasi muda yang sedang memulai menata hidup mereka. Apa itu tujuan karir?

Tujuan karir adalah salah satu tujuan dalam fase kehidupan yang berpengaruh besar dalam menentukan arah demi kesejahteraan hidup.

Karir bagus merupakan impian banyak orang.

Dengan karir yang bagus, seseorang dapat memenuhi kebutuhan, mempersiapkan modal hari tua, bahkan meningkatkan kemaslahatan hidup melalui pendapatan yang ideal.

Setiap orang memiliki impian karir yang berbeda-beda.

Seseorang harus dapat merumuskan, merencanakan dan memperjuangkan secara maksimal agar mampu meraih puncak karir yang diidamkan.

Pengertian Karir Menurut Para Ahli

Menurut Simamora (2001:505) karir adalah “Urutan aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan pekerjaan dan perilaku-perilaku, nilai-nilai, dan aspirasi seseorang selama  rentang  hidup orang  tersebut”.

Menurut Ekaningrum (2002:258), “Karir digunakan untuk menjelaskan orang-orang pada masing-masing peran atau status. Karir adalah semua jabatan (pekerjaan) yang mempunyai tanggung jawab individu.”

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, “Karir adalah perkembangan dan kemajuan baik pada kehidupan, pekerjaan atau jabatan seseorang. Biasanya pekerjaan yang dimaksud adalah pekerjaan yang mendapatkan imbalan berupa gaji maupun uang.”

Contoh Tujuan Karir

Memetakan tujuan karir membutuhkan perencanaan yang jelas dan matang.

Menentukan karir dapat dimulai dari mengetahui minat dan bakat, kelebihan dan kekurangan serta target yang akan diraih.

Setiap orang tentunya memiliki tujuan karir dan jalan hidup yang berbeda-beda dalam mencapainya.

Tujuan karir dewasa ini sangat bervariasi.

Perkembangan zaman,,ilmu pengetahuan serta teknologi telah membuka banyak lapangan pekerjaan baru yang dapat menambah referensi prospek kerja atau karir.

Tujuan karir dari masa ke masa semakin lama semakin berkembang.

Apa tujuan karir anda adalah salah satu pertanyaan krusial dalam tahap wawancara saat anda ingin melamar pekerjaan. Tujuan karir dapat berupa tujuan jangka panjang dan jangka pendek.

Sebelum nantinya akan membahas lebih lanjut tentang kiat-kiat menentukan tujuan karir, ada baiknya kita menambah referensi terlebih dahulu mengenai contoh tujuan karir.

Dulu, pencapaian karir yang sukses dipandang jika seseorang berhasil menjadi pegawai negeri atau instansi pemerintah.

Hal tersebut ditunjang dengan alasan pemasukan tetap setiap bulan, jaminan hari tua serta berbagai keistimewaan lain. Banyak pula yang memiliki tujuan karir di bulog.

Saat ini, banyak orang yang membuka startups atau menjadi wirausaha.

Dengan bantuan kecanggihan teknologi serta media sosial, akses pemasaran menjadi lebih mudah,cepat sehingga dapat meraih atensi lebih banyak.

Banyak sekali bidang yang dapat anda tekuni sebagai tujuan karir sesuai dengan kepribadian serta potensi yang dimiliki. Terdapat berbagai macam kepribadian yang dapat mempengaruhi pilihan anda.

Tipe kepribadian intelektual, cenderung memilih karir dalam bidang yang dekat dengan penelitian, dan ilmu pengetahuan.

Mereka senang menganalisa, memecahkan dan menyelesaikan permasalahan.

Contohnya seperti peneliti, dosen, psikolog, ahli sains, pengembang aplikasi, ahli informasi teknologi dan semacamnya.

Tipe kepribadian konvensional,cenderung dipenuhi oleh orang-orang yang teliti, sabar,rapi dan terencana.

Hal tersebut disebabkan karena mereka akan berkutat dengan data, dokumen atau berkas penting.

Tipe konvensional biasanya akan memilih pekerjaan menjadi pegawai pemerintah administratif atau perbankan, auditor keuangan, karyawan sebuah institusi dan semacamnya.

Tipe kepribadian artistik dapat dipastikan menyukai hal- hal yang berbau seni dan keestetikaan.

Anda dapat menjadi seorang pelukis, pemain teater atau film, penyanyi, pemain instrumen musik, desainer pakaian, penari dan penghasil karya dari hal-hal bercita-rasa seni kreatif lainnya.

Sangat membahagiakan jika anda dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah untuk bekerja di bidang yang anda cintai ditambah dukungan anugrah talenta seni yang mengalir.

Contoh tujuan karir selanjutnya adalah dengan menerapkan keterampilan dan berorientasi kepada praktik.

Profesi terkait adalah seperti ahli kelistrikan, teknisi, operator mesin, insinyur dan sebagainya.

Selain itu, menjadi pengusaha juga telah menjadi salah satu tujuan karir yang sangat diperhitungkan masyarakat di era sekarang ini.

Omset yang menguntungkan, kebebasan dalam  mengatur regulasi, menciptakan lapangan kerja, menambah relasi hingga jam kerja yang fleksibel menjadi serangkaian alasan beberapa orang untuk merintis karir sebagai seorang wirausaha.

Apapun tujuan karir anda, semuanya adalah hal yang baik selama anda meraihnya dengan cara yang baik pula.

Melalui perencanaan yang matang, ketekunan dan usaha yang maksimal, tentunya anda dapat menggapai karir impian yang anda dambakan.

Meskipun pada realitanya banyak rintangan yang harus dilalui, hal tersebut dapat memberikan banyak pelajaran berharga.

Berbagai macam pengalaman dapat membentuk mental anda menjadi pribadi yang lebih tangguh.

Jika anda harus menghadapi persaingan, pastikan anda berada dalam persaingan yang sehat dan sportif serta tidak merugikan orang lain.

Tips Menetapkan Tujuan Karir

Setelah mengetahui berbagai contoh tujuan karir sebagai referensi, bagaimana cara menetapkan tujuan karir yang sesuai dengan proporsi kita?

Berikut beberapa tips dalam menentukan tujuan karir yang dapat anda jadikan referensi!

1. Tentukan target karir

Ambillah secarik kertas dan pulpen. Tanyakan pada diri anda beberapa hal fundamental untuk menentukan masa depan karir.

Contoh, Apa bidang yang anda senangi dan ingin anda tekuni? Apa kemampuan yang anda butuhkan untuk mendukung proses meraih pekerjaan tersebut?

Apakah anda akan membuka usaha sendiri atau melamar pekerjaan ke suatu perusahaan?

Apa saja usaha terkait yang perlu dilakukan untuk menunjang keahlian?

Apa rencana alternatif jika rencana sebelumnya tidak berjalan maksimal?

Anda dapat menambah pertanyaan-pertanyaan lain yang berhubungan dengan misi pencapaian target karir anda.

Target karir dalam interval waktu jangka pendek dan jangka panjang juga mampu membuat alur perjuangan anda lebih terarah.

Jadi, pastikan anda melakukan kontemplasi  dengan tepat!

2. Komitmen

Setelah merumuskan perencanaan yang jelas melalui proses kontemplasi yang maksimal, anda harus berkomitmen untuk tetap konsisten, tekun dan disiplin.

Persiapan yang matang, serta usaha keras diiringi dengan komitmen tinggi dapat menghindarkan anda dari pribadi yang goyah,mudah menyerah atau putus asa.

3. Terbuka akan kritik dan saran

Dukungan orang–orang terdekat adalah salah satu faktor eksternal yang cukup berpengaruh untuk karir seseorang.

Kritik dan saran adalah hal-hal positif untuk membangun kepribadian jika disikapi dengan tepat.

Saran dari rekan sejawat, mentor, atasan hingga klien merupakan perspektif lain yang dapat menambah pemahaman serta referensi bahan pertimbangan.

Kritik juga dapat menjadi motivasi atau cambuk dalam mengembangkan potensi diri untuk menjadi lebih baik lagi.

Tujuan karir yang tepat dapat disimpulkan sebagai tujuan karir yang dihasilkan dari proses kontemplasi yang tepat dan matang serta direalisasikan melalui usaha keras dan ketekunan.

Target pencapaian yang jelas, komitmen untuk siap bekerja secara maksimal, menghadapi tantangan, serta terbuka dengan kritik dan saran adalah penunjang kesuksesan karir anda di masa depan.

Tetap fokus dan percaya pada kemampuan anda, selamat berjuang!

Leave a Reply