Apa itu BPJS Ketenagakerjaan?

BPJS Ketenagakerjaan merupakan salah satu fasilitas sosial yang disediakan oleh pemerintah untuk masyarakat Indonesia.

Menurut sejarah BPJS Ketenagakerjaan ini dulunya bernama Jamsostek yang berada di bawah naungan PT. Jamsostek (Persero).

Anda bisa mendaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan ini dengan sangat mudah.

Anda juga bisa mendapatkan banyak sekali macam fasilitas yang sangat menarik dengan Anda menjadi peserta BPJS ini.

Untuk lebih jelasnya marilah simak penjelasannya di bawah ini.

Apa itu BPJS Ketenagakerjaan

definisi BPJS ketenagakerjaan
definisi BPJS ketenagakerjaan

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atau yang biasa disingkat dengan BPJS Ketenagakerjaan adalah program dari pemerintah untuk perlindungan penuh terutama bagi tenaga kerja.

Adapun manfaat untuk negara yaitu mengatasi resiko sosial ekonomi tertentu dan penyelengaraannya dengan mekanisme asuransi sosial.

Sebagai lembaga Negara yang tentunya bergerak dalam bidang asuransi baik asuransi kesehatan maupun sosial, BPJS Ketenagakerjaan yang dahulunya berada di bawah naungan PT. Jamsostek merupakan pelaksana undang-undang jaminan sosial yang berkaitan dengan tenaga kerja.

Sejak tanggal 1 Januari 2014, BPJS Ketenagakerjaan dahulunya bernama jamsostek atau jaminan sosial tenaga kerja.

Kemudian diganti menjadi nama tersebut pada tanggal 1 Januari 2014. BPJS Ketenagakerjaan ini sendiri dilandasi oleh filosofi kemandirian dan harga diri untuk mengatasi resiko sosial ekonomi.

Kemandirian sendiri berarti tidak bergantung pada orang lain dalam membiayai perawatan ketika Anda sakit, kemudian kehidupan Anda di hari tua maupun keluarga Anda, dan apabila ada salah satu keluarga Anda yang meninggal.

Harga diri yang berarti jaminan tersebut diperoleh sebagai hak dan bukan belas kasihan dari orang lain.

Jenis-jenis BPJS Ketenagakerjaan

Ketika Anda mendaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan otomatis Anda juga akan mendapatkan fasilitas yang ditawarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan tersebut.

Penasaran dengan berbagai fasilitas yang ditawarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan ? Marilah simak penjelasan di bawah ini.

1. Program Jaminan Hari Tua (JHT)

jenis BPJS ketenagakerjaan jaminan hari tua
jenis BPJS ketenagakerjaan jaminan hari tua

Jaminan hari tua ini sendiri bertujuan untuk menjamin para pekerja untuk tidak mengalami kesulitan ekonomi.

Terutama ketika para peserta program jaminan hari tua ini sudah mulai memasuki masa tuanya atau usia tua.

JHT sendiri bisa dicairkan sebesar 10 persen atau 30 persen bagi Anda yang masih berstatus pegawai aktif dan mempunyai total waktu bekerja selama 10 jam.

JHT ini bisa dicairkan apabila Anda sudah tidak aktif sebagai pekerja baik itu karena Anda di PHK atau Anda sudah mengundurkan diri.

Terhitung semenjak status Anda sudah tidak aktif lagi.

2. Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)

jenis BPJS ketenagakerjaan jaminan kecelakaan kerja
jenis BPJS ketenagakerjaan jaminan kecelakaan kerja

Jika Anda menjadi anggota dari program yang satu ini maka Anda akan mendapatkan banyak sekali manfaat.

Manfaat tersebut diantaranya Anda akan mendapatkan perlindungan total berupa biaya medis dan juga kompensasi jika terjadi kecelakaan pada saat Anda masih berada di lingkungan kerja.

Kemudian Anda mendapatkan penyakit karena lingkungan kerja maupun mengalami cacat permanen akibat Anda mengalami kecelakaan kerja.

Contohnya jika Anda merupakan pegawai pabrik dan Anda mengalami kecelakaan sewaktu bekerja sehingga mengakibatkan Anda terluka maka Anda bisa mendapatkan kompensasi program jaminan kecelakaan kerja ini.

Namun kecelakaan yang terjadi merupakan kecelakaan murni bukan kecelakaan yang dibuat-buat.

3. Program Jaminan Kematian (JKM)

jenis BPJS ketenagakerjaan jaminan kematian
jenis BPJS ketenagakerjaan jaminan kematian

Program dari BPJS Ketenagakerjaan yang selanjutnya adalah program jaminan kematian.

Manfaat dari jaminan kematian ini akan diberikan kepada ahli warisan peserta BPJS Ketenagakerjaan ketika peserta meninggal dunia yang bukan disebabkan karena kecelakaan kerja ataupun penyakit karena kerjaan.

Karena untuk masalah pekerjaan sudah ditanggung oleh program yang sebelumnya kami bahas di atas.

Syarat peserta untuk bisa mendapatkan program ini adalah peserta tersebut masih dalam status aktif bekerja atau belum mencapai masa pensiun yang mana umurnya mulai dari 56 tahun.

4. Program Jaminan Pensiun (JP)

jenis BPJS ketenagakerjaan jaminan pensiun
jenis BPJS ketenagakerjaan jaminan pensiun

Program yang terakhir adalah jaminan pensiun.

Tujuan dari jaminan pensiun ini adalah untuk menjamin kehidupan yang lebih layak lagi bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan saat sudah memasuki masa pensiunnya yaitu pada umur 56 tahun.

Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Dari beberapa program BPJS Ketenagakerjaan di atas, bukan Anda bisa mendapatkannya secara gratis.

Melainkan Anda harus memberikan iuran untuk BPJS Anda tersebut agar tetap aktif dan bisa digunakan.

Biasanya kontribusi iuran ini dilakukan oleh peserta dan perusahaan (bagi yang bekerja di perusahaan).

Sementara untuk yang bukan merupakan penerima upah harus membayar sendiri iurannya setiap bulannya.

Untuk program JHT ini Anda harus membayar iuran sebesar 3,7 persen dari gaji Anda.

Namun bagi Anda pegawai perusahaan maka otomatis iuran ini akan dibayar oleh perusahaan.

Lalu untuk program JKK sebesar 1 persen. Untuk program JKM Anda harus membayar iuran sebesar 0,3 persen dari gaji Anda. Untuk iuran yang terakhir adalah untuk program JP yaitu sebesar 3 persen saja.

Demikianlah penjelasan mengenai BPJS Ketenagakerjaan yang bisa kami paparkan. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply