Tips Terhindar dari Penipuan Lowongan Kerja

Penipuan lowongan kerja saat ini sedang marak dan sangat merugikan orang-orang yang membutuhkan pekerjaan. Untuk Anda yang sedang mencari pekerjaan, Anda harus berhati-hati dengan modus penipuan yang nantinya akan merugikan Anda.

Mau tahu bagaimana tipsnya?

Modus Penipuan Lowongan Kerja

modus penipuan kerja
gambar: ANTARA FOTO/Umarul Faruq

Jika peluang itu tampaknya “terlalu bagus untuk menjadi kenyataan,” bisa jadi itu adalah penipuan.

Perhatikan apa yang dikatakan insting Anda jika ada sesuatu yang terasa “tidak menyenangkan” tentang peluang itu.

Ada banyak sekali modus penipuan lowongan kerja di era globalisasi ini sehingga Anda perlu berhati-hati dalam memilih dan memilah pekerjaan.

Berikut adalah ciri-ciri untuk mengetahui bahwa lowongan pekerjaan yang Anda lihat adalah modus penipuan. Apa saja ya?

1. Modus penipuan jika ada kalimat “Tidak perlu pengalaman!”

modus penipuan kerja tidak perlu pengalaman
gambar: akurat.co

Jika ada kata-kata “Tidak perlu pengalaman!”maka biasanya itu adalah tanda penipuan.

Deskripsi ini hanya promosi dagang, tidak jelas, atau sangat sederhana sehingga siapa pun dapat melakukannya.

Tidak diperlukan keterampilan, pengalaman, atau pendidikan khusus untuk melakukan pekerjaan itu.

Ketika Anda menganalisisnya, pekerjaan itu tidak masuk akal, dan siapa pun / semua orang memenuhi syarat.

Seringkali, tata bahasa, tanda baca, dan ejaan yang buruk dapat digunakan dalam deskripsi / nada.

2. Penipuan jika ada bualan “Pekerjaan itu SANGAT mudah dilakukan, dan gaji SANGAT tinggi”

modus penipuan kerja mudah gaji tinggi

Sangat tidak masuk akal bukan jika pekerjaan itu mudah sekali dilakukan namun mendapat gaji yang sangat besar?

3. Wawancara kerja tidak diperlukan

modus penipuan kerja tidak perlu wawancara

Wawancara palsu minimal dapat dilakukan dengan sangat cepat melalui pesan teks email.

Atau, mereka mengaku sangat terkesan dengan Anda sehingga mereka tidak perlu berbicara dengan Anda tentang pekerjaan itu.

Tanpa adanya wawancara adalah penipuan dalam lowongan pekerjaan.

Penipuan ini biasanya melalui email walaupun mungkin datang melalui media sosial.

Penipu akan mengklaim dan menindaklanjuti aplikasi yang Anda buat, dan Anda dikatakan sempurna dan cocok untuk pekerjaan mereka.

Mereka siap mempekerjakan Anda segera tanpa harus diwawancara.

4. Deskripsi pekerjaan tidak jelas

modus penipuan kerja deskripsi tidak jelas
gambar: dw.com

Deskripsi pekerjaan mungkin terlihat nyata, dengan beberapa tugas dan tanggung jawab atau beberapa tugas.

Jika deskripsi pekerjaan tidak jelas, maka itu adalah modus penipuan lowongan pekerjaan.

Satu-satunya kontak adalah alamat email melalui layanan umum seperti Gmail, bukan alamat yang dikaitkan dengan perusahaan langsung.

Sebelum Anda melamar, pastikan untuk meminta dan memverifikasi nama orang yang dapat dihubungi.

Jika kontak dengan mereka hanya melalui email ke alamat di gmail.com atau layanan email lain yang tidak terkait dengan bisnis, itu adalah penipuan.

Tips Terhindar Penipuan Lowongan Kerja

tips tidak ketipu lowker

Penipuan lowongan kerja semakin menjadi lebih umum karena tingginya tingkat pengangguran masyarakat.

Ada banyak pencari kerja yang putus asa mencari pekerjaan.

Orang-orang yang naif ini sering menjadi korban janji-janji palsu yang dibuat oleh penipu licik.

Sangat sulit akhir-akhir ini untuk mengatakan apakah orang tertentu, pekerjaan atau perusahaan itu valid.

Oleh karena itu, calon pencari kerja harus berhati-hati ketika melamar lowongan yang diiklankan di iklan online gratis. Jangan mudah tertipu.

Jika ragu percaya akal sehat dan intuisi Anda. Ketika sesuatu tampak terlalu menggiurkan maka percayalah bahwa itu adalah penipuan yang hanya merugikan Anda.

Di bawah ini adalah tips untuk Anda agar terhindar dari penipuan lowongan kerja :

1. Lakukan penelitian

riset lowker

Selidiki perusahaan dengan seksama sebelumnya dari informasi yang terpercaya.

Anda juga bisa menanyakan kepada orang yang bisa dipercaya.

Tanya sekitar; berbicara dengan karyawan sebelumnya dan saat ini untuk mengonfirmasi bahwa perusahaan yang membuka lowongan itu dapat dipercaya.

Mengobrol dengan berbagai orang yang telah melakukan bisnis dengan perusahaan sebelumnya membantu Anda terhindar dari penipuan.

Selalu periksa keaslian untuk memastikan perusahaan memiliki reputasi yang baik.

2. Hati-hati Saat Menggunakan Iklan Baris

hati hati iklan baris lowker

Jangan tertipu oleh skema ‘cepat kaya’ yang keterlaluan dan menjamin Anda bekerja atau mendapat gaji tinggi.

Berhati-hatilah dengan pekerjaan yang mengatakan Anda bisa mendapatkan banyak uang dengan cepat tanpa “pengalaman atau keterampilan yang diperlukan”.

Waspadalah terhadap iklan yang tidak menentukan tugas pekerjaan dan tidak meminta Anda untuk mengirim CV.

Pengusaha mencari calon karyawan dengan keterampilan, pengetahuan, dan pendidikan khusus.

3. Jangan Sembarang Memberikan Informasi Pribadi

jangan kasih identitas diri

Penipu sering berpura-pura sebagai perusahaan perekrut.

Pelamar diarahkan ke situs web di mana mereka mengirimkan detail pribadi seperti identitas atau nomor rekening bank.

Informasi ini digunakan oleh penjahat dalam pencurian identitas atau untuk mencuri uang dari pemohon.

4. Jangan Pernah Berikan Uang

jangan mau bayar

Jangan pernah membayar uang atau memberikan detail rekening bank Anda saat melamar pekerjaan.

Jika perusahaan mengharuskan Anda memberikan uang untuk pekerjaan tersebut, maka fiks itu adalah penipuan.

5. Pastikan untuk Bertemu dan Tatap Muka

pastikan ketemu langsung

Jangan berurusan dengan calon pemberi kerja hanya melalui online seperti melalui email, SMS, WA, panggilan telepon dll tanpa bertemu mereka.

Atur untuk bertemu dengan calon atasan Anda di kehidupan nyata.

Selalu beri tahu teman atau anggota keluarga ke mana Anda pergi.

Lebih baik lagi, mintalah dia untuk ikut dengan Anda.

Semoga dengan adanya tips di atas, Anda bisa terhindar dari penipuan lowongan kerja, ya! Selamat mencoba.

Leave a Reply