Budaya Kerja Positif Dan Negatif

Dalam suatu perusahaan pasti ada suatu budaya kerja / work culture, meskipun adanya dari work culture tidak disadari.

Masing-masing perusahaan memiliki ciri khas work culture. Perbedaan work culture dipengaruhi oleh bidang dari perusahaan itu sendiri.

Jenis-Jenis Budaya Kerja

Secara umum budaya kerja adalah sekumpulan asumsi dasar yang telah dipelajari dan merupakan hasil solusi masalah yang terdapat di dalam maupun luar perusahaan.

tipe tipe kultur kerja
tipe tipe kultur kerja

Masalah tersebut didominasi dengan suatu proses penyesuaian diri.

Menurut OCAI (organization culture assessment instrument), ada 4 buah jenis work culture. Berikut ini adalah jenis-jenis budaya kerja :

1. Clan culture

Budaya ini menekankan kolaborasi antar anggota sebagai sebuah keluarga besar yang terlibat satu sama lain.

Anggota tersebut membentuk suatu klan / kelompok / organisasi yang mengadopsi suatu budaya sebagai tradisi dan komitmen.

Nilai utama dari clan culture berupa komunikasi, teamwork, kesepakatan serta kepemimpinan yang membentuk mentorship.

2. Adhocracy culture

Nilai utama dalam budaya ini didasari atas perubahan dan eksperimen. Kemudian diikuti oleh individu lain dan menganut asas kebebasan.

Dalam budaya ini, setiap karyawan harus berani mengambil resiko terhadap pemimpin yang telah dianggap sebagai inovator.

3. Market culture

Jenis budaya ini dianggap paling agresif daripada budaya lain. Dalam budaya ini sangat kompetitif baik antar organisasi dan juga antar karyawan.

Setiap karyawan harus dapat memenuhi tujuan serta performa dalam menentukan hasil besarnya bonus.

4. Hierarchical culture

Untuk work culture yang satu ini sangat ketat. Dimana semua interaksi ditentukan oleh aturan, struktur, pengawasan dan kontrol dari atasan.

Semua hal tersebut dianggap cukup berhasil dalam meningkatkan kesuksesan dan produktivitas karyawan.

Jadi suatu perusahaan disatukan dengan kebijakan dan aturan formal dalam mencapai stabilitas.

Budaya Kerja Positif

budaya kerja positif
budaya kerja positif

Jenis budaya yang dimiliki oleh perusahaan, biasanya langsung diketahui oleh masyarakat luas.

Dengan suatu budaya kerja positif ini menjadi salah satu alasan melamar pekerjaan.

Hal ini disebabkan oleh jenis budaya yang positif, memiliki kenyamanan tersendiri yang menjadi dambaan setiap orang.

Dengan budaya ini dapat meminimalisir seorang karyawan yang mengundurkan diri atau mencari referensi tentang contoh surat pengunduran diri.

Di bawah ini merupakan ciri – ciri dari positive work culture :

1. Open communication, open space

Dalam budaya ini, setiap karyawan memiliki kebebasan dalam berkomunikasi satu dengan lainnya.

Jenis komunikasi tersebut tidak terbatas, entah itu komunikasi dalam hal pekerjaan, keluarga dan lain – lain.

Dengan demikian, setiap karyawan mempunyai hubungan yang sangat akrab dan baik.

2. Distribusi budaya disertai dengan kalimat inspiratif

Hal ini hanya sebuah hiasan dinding yang terdapat di dalam perusahaan.

Dimana terdapat jajaran kata – kata mutiara yang mengandung nilai positif dalam kehidupan. Terutama kata mutiara yan dapat membangkitkan semangat kerja.

3. Tidak ada diskriminasi dalam hal apapun

Semua orang mempunyai penuh untuk menunjukkan skill masing – masing. Tanpa melihat latar belakang pendidikan, ras, suku hingga agama.

Ciri dari work culture ini tidak terdapat pada budaya kerja di kemenag. Karena semua staff harus mempunyai background pendidikan minimal sarjana.

4. Saling memotivikasi

Salah satu ciri budaya kerja yang positif yaitu adanya rasa saling memotivikasi satu sama lain.

Baik dalam hal pekerjaan hingga masalah pribadi. Dengan adanya motivasi, mood karyawan akan selalu baik dan dapat fokus dengan pekerjaannya.

5. Saling kerjasama

Kerjasama menjadi suatu hal yang paling penting dalam operasional perusahaan.

Jadi semua karyawan saling membantu, sehingga semua pekerjaan dapat segera terselesaikan. Serta tidak adanya persaingan dalam bentuk apapun.

Budaya Kerja Negatif

budaya kerja negatif
budaya kerja negatif

Rasa ketidaknyamanan dalam pekerjaan merupakan bentuk dari budaya kerja negatif.

Hal ini yang menjadi satu-satunya alasan seorang karyawan tengah mempersiapkan diri untuk mencari referensi contoh surat pengunduran diri atau contoh surat keterangan kerja lainnya supaya dapat terbebas dari perusahaan tersebut.

Hingga mempersiapkan diri untuk segera mungkin mencari contoh surat lamaran kerja di perusahaan lain.

Setelah menemukan pekerjaan yang mungkin jauh lebih baik.

Inilah ciri-ciri negatif work culture :

1. Saling menggosip

Dalam perusahaan yang termasuk ke dalam negatif work culture, dapat terlihat dengan jelas dari karyawan yang memiliki kebiasaan bergosip.

Mereka dengan mudah menyebar luaskan berbagai macam issue tentang karyawan lain yang belum tentu keberadaannya.

2. Saling pamer

Setiap karyawan akan selalu memamerkan produk – produk yang baru dibelinya.

Mereka juga akan mendeskripsikan secara detail harga, brand hingga tempat membelinya.

3. Tidak akur

Hubungan masing – masing karyawan terlihat sangat buruk dan tidak akur. Jadi saling menyalahkan satu sama lain apabila terjadi suatu masalah.

Lalu mereka juga tidak segan dalam menyindir dan mencaci dengan bahasa kasar dan kurang sopan.

Mereka pun juga tidak memperdulikan apa itu budaya kerja yang positif.

Dari review tersebut, terlihat sangat jelas bahwa budaya kerja / work culture mempunyai pengaruh besar dalam operasional suatu perusahaan.

Sehingga menciptakan suatu positive work culture menjadi hal yang sangat penting dalam menciptakan kenyamanan dalam bekerja.

Leave a Reply